Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan

Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan

Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan – Meskipun sudah berpindah kepemilikan semenjak bulan April lalu, akuisisi AC Milan oleh pengusahan Tiongkok Yonghong Li dari tangan Silvio Berlusconi masih menyisakan pertanyaan. Beberapa orang menyebut penjualan tim raksasa Italia, AC Milan itu dinilai tidak transparan.

Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak TransparanKasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan

Sejak awal memang proses kepindahan kepemilikan AC Milan ini menjadi sorotan dari banyak pakar sampai selesainya pembayaran. Dan dalam pekan terakhir, akuisis itu kembali menuai sorotan setelah proses pemeriksaan keuangan yang dilakukan oleh EUFA terhadap AC Milan. Bahkan, media di seluruh dunia ikut menyoroti masalah ini.

Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan

Kabarnya, Berlusconi dan pengusaha asal Tiongkok itu memiliki sebuah kesepakatan yang tidak dinyatakan kepada publik. Beberapa pakar malah menilai bahwa Li tidak memiliki uang cukup dan hanya bermodalkan nekat untuk membeli tim sebesar AC Milan.

Kasus Pengusaha Tingkok Membeli AC Milan tidak Transparan

CARA DAFTAR CASINO || CARA DAFTAR MAXBET

Salah satu pakar juga mengatakan bahwa Yonghong Li memanglah tercatat sebagai pembeli. Namun realitanya kita tidak mengetahui apakah ia benar-benar menjadi bos AC Milan.

CARA DAFTAR SBOBET

Sumber masalah utama ternyata adalah masalah utang Li kepada perusahaan sahan di Amerika Serikat, Grup Elliot, dengan total 300 juta euro. Kabarnya, dana itulah yang dipakai oleh pengusaha Tiongkok itu untuk menuntaskan pembayaran pembelian AC Milan. Pasalnya, pelunasan itu harus dibayarkan pada Oktober 2018 mendatang.

Seperti kita ketahui bahwa Beslusconi memang menjual 99 persen saham dari AC Milan kepada pengusaha berkebangsaan Tiongkok itu. Total dari nilai keseluruhan saham yang dijual Beslusconi itu sendiri mencapai 720 juta euro. Total itu sudah termasuk di dalamnya hutang senilai 220 juta euro.

Klik Link Tersebut Untuk Mengunjungi Official Facebook Hokibet88

Gerevini mengatakan bahwa kalau ada orang yang membeli klub seharga 720 euro termasuk hutang senilai 220 juta euro, kemudian meminjam dana dengan bunga sebesar 11 persen. Berarti orang itu sebenarnya tidak memiliki uang. Dan itu artinya orang itu sudah mempertimbangkan resiko besar yang bakal dihadapinya. Menurut Gerevini, kenyataan sesungguhnya adalah bahwa Yonghong Li tidak mendapatkan dana dari sumber yang jelas seperti dari bank international salah satunya.

CARA DAFTAR CASINO ONLINE

Lebh dalam, Gerevini memprediksi Li bakal mengalami kesulitan yang luar biasa untuk melunasi hutangnya kepada Group Elliot. Pertimbangannya lagi karena AC Milan membutuhkan dana segar 50 sampai 70 juta euro per tahunnya.

DAFTAR SBOBET INDONESIA

You may also like...

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *